Berita Detail

blog

Bupati Sampaikan Program Pancakarsa di Kecamatan Klapanunggal

Pemerintah Kabupaten Bogor melaksanakan program Rebo Keliling (Boling) secara daring dan luring di Kecamatan Klapanunggal. Pada kesempatan tersebut Bupati Bogor Ade Yasin menyampaikan beberapa program Pancakarsa yang diimplementasikan di Kecamatan Klapanunggal.

Bupati Bogor Ade Yasin, Wakil Bupati Iwan Setiawan, perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah Kepala Perangkat Daerah hadir secara luring di Club House PT. SBI, Klapanunggal, Rabu (16/6). Boling dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Ade Yasin menjelaskan, untuk Bogor Cerdas diantaranya, rehab ruang kelas SDN Lulut 04, SDN lulut 06, dan SDN Nambo. Revitalisasi ruang kelas SDN Cikahuripan 01, RKB SDN Bojong 02, dan rehab bertingkat dan mebeuler SMPN 1. Membagikan Kartu Bogor Cerdas (Bodas), memberikan beasiswa Pancakarsa untuk putra dan putri daerah berprestasi, melaksanakan program PKBM santri salafiyah dan Kejar Paket C.

“Untuk Bogor Sehat, yakni perbaikan IPALl Puskesmas Klapanunggal, pembagian Kartu Bogor Sehat, peningkatan gizi, ketahanan pangan dan gerakan Bogor Anti Stunting, serta pelayanan Bogor Siaga,” ujar Ade.

Ia melanjutkan, Bogor Membangun diantaranya, pembangunan taman tematik di Kecamatan Klapanunggal, rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 9 unit, Program Samisade untuk pengaspalan, drainase, betonisasi jalan. Selanjutnya pemeliharaan jalan, jaringan irigasi, penyediaan sarana prasarana air minum, dan membangun fasilitas wifi gratis.

“Bogor Maju yakni, peningkatan pelayanan publik  melalui pembentukan 7 UPT dan layanan 3 in 1. Layanan antar e-KTP, KK, KIA, Akta, dan lain-lain bekerjasama dengan Kantor Pos. Membangun Graha Pancakarsa dan Career Center, pengembangan Bumdes, serta menyelenggarakan festival wisata desa, dan gerakan bela beli produk UMKM,” lanjut Ade.

Ade menuturkan, sementara Bogor Berkeadaban yakni, kegiatan Boling, Jumling, program 1.000 hafidz Qur’an. Beasiswa Pancakarsa untuk para hafidz quran, insentif bagi para pelaku pembangunan yakni guru ngaji dan Linmas, RT dan RW,  guru madrasah, guru PAUD atau RA, Amil, dan penyuluh agama honorer. Kemudian pemberian tunjangan Posyandu.(TIM KOMUNIKASI PUBLIK / DISKOMINFO KAB.BOGOR)

Bagikan :